Selasa, 20 November 2018

Renungan Harian 15 Nopember 2018

Renungan Harian 15 Nopember 2018

Renungan 4m (menerima, merenungkan, melakukan dan membagikan)


Tema Mingguan: Hidup di dalam Kebenaran 

Waspadalah Terhadap Roh Antikristus

Kamis, 15 Nopember 2018

Menerima: 1 Yohanes 4:1-6
Roh Allah dan roh antikristus

4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. 

4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, 

4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.


4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.


4:5 Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. 


4:6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.


Merenungkan:
1. Untuk mengalahkan yang jahat apa perintah Rasul?
janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah

Mengapa kita harus menguji setiap roh? (ayat 1-3)
sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia

2. Jaminan apakah yang kita miliki dari Allah?
mengalahkan nabi-nabi palsu

Mengapa? (ayat 4)
sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia

3. Apa tandanya seseorang berasal dari Allah atau bukan? (ayat 5-6)
Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. 

Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.


Renungan Harian 14 Nopember 2018

Renungan Harian 14 Nopember 2018

Renungan 4m (menerima, merenungkan, melakukan dan membagikan)


Tema Mingguan: Hidup di dalam Kebenaran 

Menaati Perintah Allah

Rabu, 14 Nopember 2018

Menerima: 1 Yohanes 3:19-24
Keyakinan di hadapan Allah

3:19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, 

3:20 sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. 
3:21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah,
3:22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.
3:23 Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.
3:24 Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Merenungkan:
1. Menurut perintah Rasul Yohanes, hal apakah  yang telah kita ketahui? (ayat 19-20)bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah

2. Bagaimana cara kita tahu bahwa kita dapat mendekati Allah? (ayat 21)
jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah

3. Apa yang terjadi jika kita menuruti segala perintah Allah? (ayat 22-24)
apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.


Bagaimana cara Tuhan mengabulkan doa dan permintaan kita?
dengan cara Allah di diam di dalam kita yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.


Renungan Harian 13 Nopember 2018

Renungan Harian 13 Nopember 2018

Renungan 4m (menerima, merenungkan, melakukan dan membagikan)


Tema Mingguan: Hidup di dalam Kebenaran 


Praktik Kasih

Seelasa, 13 Nopember 2018

Menerima: 1 Yohanes 3:16-18

Kasih terhadap saudara sebagai tanda hidup baru

 3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

3:17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?

3:18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.

Merenungkan:
1. Apa yang dimaksud dengan kasih Kristus? (ayat 16)
yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

2. Bagaimana cara kita mempraktikkan kasih Kristus? (ayat 17-18)
Membantu saudara yang menderita kekurangan. Dan mengasihi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.

3. Sudahkan kita mempraktikkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari? (jawab masing-masing)

Renungan Harian 12 Nopember 2018

Renungan 4m (menerima, merenungkan, melakukan dan membagikan)

Tema Mingguan: Hidup di dalam Kebenaran 

Hidup dalam Terang dan Saling Mengasihi

Senin, 12 Nopember 2018

Menerima: 1 Yohanes 3:11-15
Kasih terhadap saudara sebagai tanda hidup baru
3:11 Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi;

3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. 

3:13 Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci kamu. 

3:14 Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. 

3:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.

Merenungkan : 

1. Berita apakah yang telah kita dengar dari Tuhan sejak mulanya? (ayat 11)kita harus saling mengasihi

2. Mengapa kita harus saling mengasihi? 
karena saling mengasihi adalah tindakan hidup di dalam kebenaran. Dan kita harus melakukannya.

Contoh tentang siapakah yang tidak bisa mengasihi saudaranya? 
Kain yang membunuh adiknya.

Mengapakah dia membenci saudaranya?
Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. (ayat 12-13)

3. Bagaimana cara kita tahu bahwa kita sudah berpindah dari maut? 
yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. 
(ayat 14)

IN Hidup di Dalam Kebenaran

Immanuel News 

Media Komunikasi Gereja Penyebaran Injil Immanuel - Bandung

11 November 2018


Hidup di Dalam Kebenaran

Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota. Efeseus 4:25

oleh Susan Setiawan
post by Karensia

     Salah satu kunci untuk mendapatkan hidup yang sukses yaitu memiliki karakter yang baik, diantaranya hidup di dalam kebenaran. Sebagai umat Tuhan hidup benar dengan cara berkata, bertindak dan berpikir sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Berkata benar artinya setiap ucapan kita harus dapat dipertanggungjawabkan. Apa yang diucapkan harus sesuai dengan Firman. Ucapan kita harus sesuai dengan tindakan serta tidak boleh menjatuhkan oranglain bahkan untuk kepentingan sendiri. Perkataan kita haruslah positif dan selalu menjadi berkat bagi orang lain. Selanjutnya, berpikirlah sesuai dengan Firman Tuhan yaitu berpikir kudus, mulia, suci  dan sedap didengar. Dalam segala situasi, kita haruslah berpikir bahwa Tuhan sanggup melakukan segalanya. Dan bertindak dengan benar. 
     Untuk hidup di dalam kebenaran, kita harus mempertahankan komitmen untuk menjadi pelaku Firman Tuhan. Seperti halnya saat Yusuf berada di eumah Potifar, ia mempertahankan kebenaran walaupun pada akhirnya Yusuf difitnah dan dipenjara. Namun sekali lagi, Tuhan memberkati Yusuf. Maka dari itu, kita harus selalu hidup benar.Sebab kebenaran pada akhirnya akan membawa kita kepada kemenangan. Dan Tuhan akan mengangkat hidup kita dan menepati janji-janjiNya bagi setiap umatnya yang hidup di dalam kebenaran. Untuk bisa hidup di dalam kebenaran, kita perlu bantuan Roh Kudus. Sebab hanya Roh Kudus yang merupakan Roh Kebenaran yang dapat menuntun kita kepada kebenaran. Bersama Tuhan kita pasti dapat hidup di dalam kebenaran Firman-Nya.
     Mari hidup benar dimanapun kita berada dan bertahanlah di dalam kebenaran supaya kita menjadi berkat bagi sesama. Jangan pernah takut untuk hidup di dalam kebenaran karena berkat hanya ada pada orang yang hidup benar.
     Apapun yang kita alami saat ini, hiduplah senantiasa di dalam kebenaran. Jangan menyimpang, sebab Tuhan mengasihi orang yang benar.




Sabtu, 31 Januari 2015

Ninja Hatori C7: Janji Ninja

Pagi hari Kenichi mengepak baju di kamar.
Hatori mengira Kenichi akan kabur.
Kenichi menjelaskan kalau dia akan mengikuti Lintas Alam.
Tak lama kemudian, Kimimaki memanggilnya untuk berangkat bersama.
Mereka berangkat dan Hatori pun ikut dengan mereka dengan berjanji pada Kenichi.
Tak lama kemudian...
Seorang ninja balita datang dan langsung memakab sarapan Ayah lalu duduk dipangkuan Ayah.
Ibu dan Ayah terkejut lalu bertanya: kamu anak siapa?
Bukannya menjawab, Shinjo malah melihat ke semua sudut mencari sesuatu. Karna tak menemukannya, Shinjo menangis sangat keras sampai Ibu dan Ayah pusing.
Selesai menangis, Shinjo mengetahui leberadaan Hatori dan mendatanginya.

Di tempat terbuka, anak sekolah sedang istirahat.
Kenichi pergi ke air terjun yang ternyata sudah diberi obat tidur oleh Kimimaki sehingga Kenichi tertidur.
Kimimaki memaksa Hatori untuk berduel, namun Hatori menghindar terus. Sampai akhirnya Hatori diikat dipohon.
Di saat yang bersamaan Shinjo terjatuh dari atas pohon di dekat tempat Hatori diikat.
Shinjo melemparkan senjata ke kepala Kimimaki.
Kimimaki kesal dan mengikat Shinjo.
Tak diduga Shinjo menangis dan membuat ikatannya dan Hatori terlepas, Kenichi terbangun dan Kimimaki pingsan.
Melihat kekacauan, Kinichi mengira kalau Hatori ingkar janji.
Shinjo akan menangis karna mengira Kenichi musuh Hatori.
Hatori mencegahnya dan menjelaskan semuanya pada mereka berdua lalu mereka pulang.
Di rumah, mereka menonton tv dan minta Shinjo(adik Hatori) diizinkan tinggal di rumah Kenichi. Ayah mengizinkannya.
Tiba-tiba Shinjo akan menangis karna melihat Sinetron, lalu Ayah memberitahu Hatori.
Dan Hatori dengan cepat memindahkan ke acara Komedi.
Shinjo pun tak jadi menangis dan berubah tertawa. Sehingga Ayah lega dan keluarga Kenichi tertawa bersama.

Jumat, 30 Januari 2015

Ninja Hatori C6: Siswa Pindahan dari Koga

Kalau biasanya berupa dialog, kali ini aku mau share dalam bentuk cerita biasa.

Suatu hari di kelas Kenichi...
Ada seorang murid baru pindahan.
Namanya Kimimaki. Dia terlihat lugu dan pemalu. Dia juga mengaku kalau dirinya juara 1 dari belakang. Dia duduk di samping kursi Kenichi.
Tapi ternyata dia hanya akting, sebenarnya dia pintar.
Jam istirahat pun dimulai, Kenichi mengajak Kimimaki untuk main bola tangkap. Namun Kimimaki bilang kalau dirinya tidak bisa.
Akhirnya Kenichi main bersama temannya. Namun Kenichi tidak bisa menangkapnya, Kenichi khawatir karna bola mengarah ke Kimimaki yang sedang menyongket sapu tangan.
Namun tak disangka, Kimimaki bisa menangkapnya.
Saat dibilang mahir, Kimimaki mengelak dan bilang kalau hanya kebetulan saja.
Setelah selesai menyongket, Yumeko melihat songketan Kimimaki lalu sapu tangan itu diberikan pada Yumeko.
Sepulang sekolah...
Kimimaki, Yumeko dan Kenichi jalan kaki bersama.
Melihat apa yang sudah dilakukan Kimimaki hari itu, Yumeko memuji Kimimaki serba bisa.
Tiba-tiba Yumeko berhenti berjalan karna ada genangan air.
Yumeko tidak mau melewatinya karna takut sepatu barunya kotor.
Kimimaki pun melemparkan tas jinjingnya ke genangan air dan menyuruh Yumeko untuk menginjak tasnya saja supaya sepatu Yuneko tidak kotor dan Yumeko pun dengan senang juga terharu menurutinya.
Kenichi iri melihqt Yumeko dekat dengan Kimimaki.
Yumeko sampai di rumah dan berpamitqn dengan Kimimaki dan Kenichi.
Setelah Yumeko mqsuk rumah, Kimimaki mengeluarkan sifat aslinya.
Kimimaki bilang kalau dia capek pura-pura jadi anak pendiam dan dia minta Kenichi memijatnya.
Kenichi menolaknya, lqlu Kenichi marah, menginjak kaki Kenichi dan memijat Kenichi dengan sangat keras sampai Kenichi menangis.
Akhirnya Kenichi menyerah dan mau memijat Kimimaki.
Sambil dipijat, Kimimaki merokok pakai pipa rokok.
Kenichi menegurnya namun tak di gubris.
Saat melihat Pak Guru dari kejauhan, Kimimaki pun bertukar tempat dengan Kebichi, membuang rokoknya dan memasang wajah memelas sambil memijat Kenichi.
Melihat hal itu, Pak Guru memarahi Kenichi.
Dan Kimimaki memijat keras Kenichi supaya tidak bicata pada Pak Guru. Saat akan pergi, Pak Guru melihat ada asap rokok di dekat kaki Kenichi namun Pak Guru tidak curiga karna percaya bahwa Kenichi tidak mungkin senakal itu lalu Pak Guru pergi.
Setelah itu Kenichi pamit pulang, namun Kimimaki mencegahnya.
Kimimaki ingin main di rumah Kenichi. Akhirnya Kenichi mengajaknya.
Sesampainya dirumah, Kimimaki kembali berakting. Dia memberi salam pada Ibu Kenichi dengan cara berlutut.
Ibu terkecoh melihatnya dan menyuruhnya masuk.
Kenichi mengajaknya ke kamar.
Sesampainya di pintu kamar, Kimimaki melubangi pintu kamar dengan senjata ninja dan membuat Kenichi kaget.
Lalu Kimimaki menendang Kenichi masuk duluan ke kamar.
Melihat ada Hatori, Kimimaki pun bertarung sampai kamar Kenichi berantakan.
Kenichi panik dan memanggil Ibu.
Dengan cepat Ibu datang dan tak kalah cepat Kimimaki mengeluarkan jurus tangisan dan muka memelas. Dan bilang kalau dia dipukuli Hatori dan dimusuhi Kenichi.
Ibu percaya lalu memarahi Hatori dan Kenichi juga menyuruh mereka berdua membereskan kamar.
Karna merasa bersalah pada Kimimaki, Ibu pun menyiapkan hidangan lezat.
Setelah makanan habis, Kimimaki pun pulang.
Sorenya saat sedang belajar...
Kenichi sebal dan bertanya latar belakang Kimimaki. Dan ternyata Kimimaki itu ninja dari Koga yang merupakan musuh besar ninja Iga.
Kenichi pun paham, namun tetap merasa Kimimaki orang yang aneh.

Keesokan harinya di sekolah...
Kimimaki bersikap seperti pembantu Kenichi di depan banyak orang, namun saat tidak ada orang lain dia bersikap sebaliknya.
Dia mengajak Hatori duel tapi Kenichi menolak dan memilih bersahabat.
Kimimaki mengancam Kenichi tapi tiba-tiba Hatori muncul dan menendang kaki Kimimaki.
Akhirnya mereka duel.
Karna ribut, Pak Guru datang mengecek dan mengira Kenichi jahat pada Kimimaki. Namun yang ada hanya Kenichi sendiri yang menyembunyikan sesuatu di punggungnya.
Saat melihatnya, Pak Guru dan Kenichi kaget. Karna ternyata yang dibelakangnya hanya ada baju dan sepatu Kimimaki.
Sedangkan Kimimaki dan Hatori beraembunyi di langit-langit sekolah.